Workshop Implementasi KEPPH di Sulawesi Utara

Workshop Implementasi KEPPH di Sulawesi Utara

kepph1.JPG

       Bertempat  di Hotel Novotel Manado  dilaksanakan    Workshop  “ Implementasi  Kode Etik Dan Pedoman Perilaku Hakim“  yang diikuti oleh 24  orang peserta dari unsur  hakim pengadilan tingkat banding dan  hakim tingkat pertama dalam tiga lembaga peradilan se wilayah sulawesi utara, yaitu Peradilan Umum, Peradilan Agama dan Peradilan Tata Usaha Negara.

kepph2.JPGkepph3.JPG

       Workshop tersebut dilaksanakan oleh komisi yudisial bekerja sama dengan berbagai pihak antara lain jemly school, acara tersebut dibuka oleh Ketua Komisi Yudisial  Prof.Dr. Aidul Fitriciada Azhari, SH. M.Hum, beliau menjelaskan tentang peranan  komisi yudisial dalam menjaga  dan menegakkan kehormatan, keluhuran martabat  dan perilaku hakim, sedangkan  Ketua Kamar Badan Pengawasan Mahkamah Agung RI, Dr. H. Sunarto, SH. M.Hum,  sebagai salah seorang narasumber berpesan agar para hakim menjaga  integritas  dan professionalisme  dalam melaksanakan tugas, telah banyak aturan yang ditetapkan Mahkamah Agung untuk dipedomani dalam rangka pembinaan dan pengawasan, namun bila aparat pengadilan  khususnya hakim mengabaikan petunjuk pembinaan dan pengawasan itu  maka Mahkamah Agung akan menindak tegas aparat atau hakim yang bersangkutan, dengan istilah beliau kalau tidak bisa lagi dibina akan dibinasakan.

 kepph4.JPGkepph5.JPG

       Acara workshop ditutup oleh Ketua Pengadilan Tinggi Agama Sulawesi Utara  Dr. H. M. Jamil Ibrahim, SH.MH.MM.  Dalam sambutannya menyampaikan agar para hakim terutama hakim tinggi sebagai kawal depan Mahkamah Agung,  harus dapat menterjemahkan dalam realitas kehidupan 10 ( sepuluh ) butir kode etik dan pedoman perilaku hakim, bukan hanya menjadi hafalan, tapi yang lebih penting adalah pemahaman dan implementasinya, sehingga  prestasi kita dua tahun  terahir ini, dari data yang selalu disampaikan oleh  komisi yudisial,  bahwa tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja peradilan diwilayah sulawesi utara  selama ini adalah yang tertinggi di wilayah indonesia, kita mengharapkan agar nilai dan kepercayaan  ini tetap dipertahankan, dan jangan sampai pudar dimasa yang akan datang.(IdrisHz)